Saturday, May 31, 2014

Informasi Penting Bagi Calon Mahasiswa Bidikmisi 2014

Kuota Bidikmisi 2014
Bidikmisi 2014 direncanakan untuk 60.000 penerima yang tersebar di ;
- Seluruh PTN
- Seluruh PTS berakreditasi A di pulau Jawa, B di luar pulau Jawa dan C di daerah tertinggal
Dengan rincian Kuota untuk seleksi nasional sebanyak 40.000, seleksi mandiri PTS sebanyak 5000 dan untuk seleksi mandiri PTN sebanyak 15.000
Silakan unduh Surat Edaran Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti nomor 1796/E3.1/KU/2014 tertanggal 28 April 2014 perihal Penyampaian Kuota Bidikmisi PTS 2014.
- See more at: http://www.kopertis12.or.id/2014/05/08/informasi-bidikmisi-jalur-sbmptn-dan-kuota-bidikmisi-pts-2014.html#sthash.ftEjGlYd.dpuf
INFORMASI LAINYA :
Tahapan pendaftaran SBMPTN Bidikmisi
Penjelasan:
Pendaftaran Bidikmisi untuk SBMPTN dilakukan melalui tahapan sbb :
  1. buka laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id atau http://bidikmisi.dikti.go.id
  2. Pilih menu siswa
  3. Login (masukkan nomor pendaftaran dan kode akses, bisa didapatkan dari sekolah yang sudah merekomendasikan)
  4. Pilih menu seleksi
  5. Pilih tombol Ikuti Seleksi pada kolom SBMPTN (Jika Anda pendaftar SNMPTN, Anda tidak dapat memilih tombol ini sebelum pengumuman SNMPTN)
  6. Anda akan mendapatkan KAP dan PIN yang dapat Anda gunakan pada laman pendaftaran SBMPTN di http://sbmptn.or.id
Menampilkan jadwal penting bidikmisi tahun 2014
#
Nama Kegiatan
Tanggal Mulai
Tanggal Selesai
1
Pendaftaran Sekolah
12 Desember 2013
-
2
Pendaftaran Siswa
10 Februari 2014
01 September 2014
3
SNMPTN
10 Februari 2014
28 Maret 2014
4
Seleksi Mandiri PTN
10 Februari 2014
01 September 2014
5
SBMPTN
14 April 2014
31 Mei 2014
6
Seleksi Mandiri PTS
14 April 2014
01 September 2014
7
UMPN
29 Mei 2014
30 Juni 2014
Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu
- See more at: http://www.kopertis12.or.id/2014/05/08/informasi-bidikmisi-jalur-sbmptn-dan-kuota-bidikmisi-pts-2014.html#sthash.ftEjGlYd.dpuf

Kuota Bidikmisi 2014
Kuota Bidikmisi 2014
Kuota Bidikmisi 2014
Kuota Bidikmisi 2014
Bidikmisi 2014 direncanakan untuk 60.000 penerima yang tersebar di ;
- Seluruh PTN
- Seluruh PTS berakreditasi A di pulau Jawa, B di luar pulau Jawa dan C di daerah tertinggal
Dengan rincian Kuota untuk seleksi nasional sebanyak 40.000, seleksi mandiri PTS sebanyak 5000 dan untuk seleksi mandiri PTN sebanyak 15.000
Silakan unduh Surat Edaran Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti nomor 1796/E3.1/KU/2014 tertanggal 28 April 2014 perihal Penyampaian Kuota Bidikmisi PTS 2014.
INFORMASI LAINYA :

Tahapan pendaftaran SBMPTN Bidikmisi

Penjelasan:
Pendaftaran Bidikmisi untuk SBMPTN dilakukan melalui tahapan sbb :
  1. buka laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id atau http://bidikmisi.dikti.go.id
  2. Pilih menu siswa
  3. Login (masukkan nomor pendaftaran dan kode akses, bisa didapatkan dari sekolah yang sudah merekomendasikan)
  4. Pilih menu seleksi
  5. Pilih tombol Ikuti Seleksi pada kolom SBMPTN (Jika Anda pendaftar SNMPTN, Anda tidak dapat memilih tombol ini sebelum pengumuman SNMPTN)
  6. Anda akan mendapatkan KAP dan PIN yang dapat Anda gunakan pada laman pendaftaran SBMPTN di http://sbmptn.or.id
Jadwal Penting Bidikmisi 2014
Menampilkan jadwal penting bidikmisi tahun 2014
# Nama Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
1 Pendaftaran Sekolah 12 Desember 2013 -
2 Pendaftaran Siswa 10 Februari 2014 01 September 2014
3 SNMPTN 10 Februari 2014 28 Maret 2014
4 Seleksi Mandiri PTN 10 Februari 2014 01 September 2014
5 SBMPTN 14 April 2014 31 Mei 2014
6 Seleksi Mandiri PTS 14 April 2014 01 September 2014
7 UMPN 29 Mei 2014 30 Juni 2014
Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu
- See more at: http://www.kopertis12.or.id/2014/05/08/informasi-bidikmisi-jalur-sbmptn-dan-kuota-bidikmisi-pts-2014.html#sthash.ftEjGlYd.dpuf
Kuota Bidikmisi 2014
Bidikmisi 2014 direncanakan untuk 60.000 penerima yang tersebar di ;
- Seluruh PTN
- Seluruh PTS berakreditasi A di pulau Jawa, B di luar pulau Jawa dan C di daerah tertinggal
Dengan rincian Kuota untuk seleksi nasional sebanyak 40.000, seleksi mandiri PTS sebanyak 5000 dan untuk seleksi mandiri PTN sebanyak 15.000
Silakan unduh Surat Edaran Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti nomor 1796/E3.1/KU/2014 tertanggal 28 April 2014 perihal Penyampaian Kuota Bidikmisi PTS 2014.
INFORMASI LAINYA :

Tahapan pendaftaran SBMPTN Bidikmisi

Penjelasan:
Pendaftaran Bidikmisi untuk SBMPTN dilakukan melalui tahapan sbb :
  1. buka laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id atau http://bidikmisi.dikti.go.id
  2. Pilih menu siswa
  3. Login (masukkan nomor pendaftaran dan kode akses, bisa didapatkan dari sekolah yang sudah merekomendasikan)
  4. Pilih menu seleksi
  5. Pilih tombol Ikuti Seleksi pada kolom SBMPTN (Jika Anda pendaftar SNMPTN, Anda tidak dapat memilih tombol ini sebelum pengumuman SNMPTN)
  6. Anda akan mendapatkan KAP dan PIN yang dapat Anda gunakan pada laman pendaftaran SBMPTN di http://sbmptn.or.id
Jadwal Penting Bidikmisi 2014
Menampilkan jadwal penting bidikmisi tahun 2014
# Nama Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
1 Pendaftaran Sekolah 12 Desember 2013 -
2 Pendaftaran Siswa 10 Februari 2014 01 September 2014
3 SNMPTN 10 Februari 2014 28 Maret 2014
4 Seleksi Mandiri PTN 10 Februari 2014 01 September 2014
5 SBMPTN 14 April 2014 31 Mei 2014
6 Seleksi Mandiri PTS 14 April 2014 01 September 2014
7 UMPN 29 Mei 2014 30 Juni 2014
Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu
- See more at: http://www.kopertis12.or.id/2014/05/08/informasi-bidikmisi-jalur-sbmptn-dan-kuota-bidikmisi-pts-2014.html#sthash.ftEjGlYd.dpuf
Kuota Bidikmisi 2014
Bidikmisi 2014 direncanakan untuk 60.000 penerima yang tersebar di ;
- Seluruh PTN
- Seluruh PTS berakreditasi A di pulau Jawa, B di luar pulau Jawa dan C di daerah tertinggal
Dengan rincian Kuota untuk seleksi nasional sebanyak 40.000, seleksi mandiri PTS sebanyak 5000 dan untuk seleksi mandiri PTN sebanyak 15.000
Silakan unduh Surat Edaran Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti nomor 1796/E3.1/KU/2014 tertanggal 28 April 2014 perihal Penyampaian Kuota Bidikmisi PTS 2014.
INFORMASI LAINYA :

Tahapan pendaftaran SBMPTN Bidikmisi

Penjelasan:
Pendaftaran Bidikmisi untuk SBMPTN dilakukan melalui tahapan sbb :
  1. buka laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id atau http://bidikmisi.dikti.go.id
  2. Pilih menu siswa
  3. Login (masukkan nomor pendaftaran dan kode akses, bisa didapatkan dari sekolah yang sudah merekomendasikan)
  4. Pilih menu seleksi
  5. Pilih tombol Ikuti Seleksi pada kolom SBMPTN (Jika Anda pendaftar SNMPTN, Anda tidak dapat memilih tombol ini sebelum pengumuman SNMPTN)
  6. Anda akan mendapatkan KAP dan PIN yang dapat Anda gunakan pada laman pendaftaran SBMPTN di http://sbmptn.or.id
Jadwal Penting Bidikmisi 2014
Menampilkan jadwal penting bidikmisi tahun 2014
# Nama Kegiatan Tanggal Mulai Tanggal Selesai
1 Pendaftaran Sekolah 12 Desember 2013 -
2 Pendaftaran Siswa 10 Februari 2014 01 September 2014
3 SNMPTN 10 Februari 2014 28 Maret 2014
4 Seleksi Mandiri PTN 10 Februari 2014 01 September 2014
5 SBMPTN 14 April 2014 31 Mei 2014
6 Seleksi Mandiri PTS 14 April 2014 01 September 2014
7 UMPN 29 Mei 2014 30 Juni 2014
Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu
- See more at: http://www.kopertis12.or.id/2014/05/08/informasi-bidikmisi-jalur-sbmptn-dan-kuota-bidikmisi-pts-2014.html#sthash.ftEjGlYd.dpuf

Kuota PTN favorit SBMPTN 2014

Masih ada beberapa hari lagi untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014. Jika masih bingung menentukan jurusan dan kampus pilihan, ada baiknya kamu mencari tahu kuota kampus negeri peserta SBMPTN tahun ini.

Laman SBMPTN 2014 memuat secara rinci informasi kuota yang dibutuhkan para siswa. Berikut kuota di 11 kampus favorit, seperti dilansir laman SBMPTN 2014, Jumat (30/5/2014).

1. Institut Teknologi Bandung
Total daya tampung: 1.424 kursi
Total peminat 2013: 28.066 orang

2. Universitas Gajah Mada
Total daya tampung: 2.053 kursi
Total peminat 2013: 63.905 orang

3. Universitas Indonesia
Total daya tampung: 1.294
Total peminat 2013: 59.986 orang

4. Universitas Brawijaya
Total daya tampung: 3.583 kursi
Total peminat 2013: 68.315 orang

5. Universitas Sebelas MaretTotal daya tampung: 1.864 kursi
Total peminat 2013: 54.104 orang

6. Universitas DiponegoroTotal daya tampung: 2.194 kursi
Total peminat 2013: 54.619 orang

7. Universitas PadjadjaranTotal daya tampung: 1.625 kursi
Total peminat 2013: 73.557 orang

8. Institut Pertanian  BogorTotal daya tampung: 875 kursi
Total peminat 2013: 27.433 orang

9. Universitas Airlangga Total daya tampung: 1.722 kursi
Total peminat 2013: 30.163 orang

10.  Universitas Jenderal Soedirman Total daya tampung: 988 kursi
Total peminat 2013: 29.834 orang

11.  Institut Teknologi Sepuluh Nopember Total daya tampung: 969 kursi
Total peminat 2013: 24.040 orang

LEADERSHIP : PRINSIP DASAR KEPEMIMPINAN

Prinsip Dasar Kepemimpinan

Prinsip, sebagai paradigma terdiri dari beberapa ide utama berdasarkan motivasi pribadi dan sikap serta mempunyai pengaruh yang kuat untuk membangun dirinya atau organisasi. Menurut Stephen R. Covey (1997), prinsip adalah bagian dari suatu kondisi, realisasi dan konsekuensi. Mungkin prinsip menciptakan kepercayaan dan berjalan sebagai sebuah kompas/petunjuk yang tidak dapat dirubah. Prinsip merupakan suatu pusat atau sumber utama sistem pendukung kehidupan yang ditampilkan dengan 4 dimensi seperti; keselamatan, bimbingan, sikap yang bijaksana, dan kekuatan.

2.1 Peranan Pemimpin

1.      Peranan Hubungan Antara Pribadi (Interpersonal Role)
a.       Peranan sebagai figurehead
yakni suatu peranan yang dilakukan untuk mewakili organisasi yang dipimpinnya didalam setiap kesempatan dan persoalan yang timbul secara formal
       contoh : manghadiri upacar, pemukulan gong, dan sebagainya
a.       Peranan sebagai pemimpin (leader)
Bertindak sebagai pemimpin        melakukan hubungan interpersonal dengan yang dipimpin, motivasi, mengendalikan
b.      Peranan sebagai pejabat perantara (liaison manager)
Melakukan peranan yang berinteraksi dengan teman sejawat, staf dan orang-orang lain yang berada diluar organisasi, untuk mendapatkan informasi                yaitu hubungan pertukaran (exchange realitionship) yakni : pimpinan memberikan sesuatu agar mendapatkan sesuatu 

2.   Peranan Yang Berhubungan Dengan Informasi (Information Role)
a.       Sebagai monitor
Mengidentifikasikan seorang pimpinan sebagi penerima dan pengumpul informasi agar ia mampu untuk mengembangkan suatu pemahaman yang baik dari organisasi yang dipimpinnya dan tentang lingkungannya
Informasi yang diterima oleh pimpinan :
§    Internal Operations
Informasi mengenai kemajuan pelaksanaan pekerjaandi dalam organisasi dan semua peristiwa-peristiwa yang ada hubungannya dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut
§    Peristiwa-peristiwa di luar organisasi (external events)
Informasi jenis ini diterima oleh manajer dari luar organisasi         dari langganan, pesaing, ekonomi, politik dan sebagainya                                                           
§    Informasi dari hasil analisis
yaitu analisis dan laporan-laporan mengenai berbagai masalah dari berbagai sumber yang bermanfaat bagi pimpinan untuk mengetahuinya
§    Buah pikiran dan kecendrungan
yaitu kecendrungan-kecendrungan yang tumbuh dalam masyarakat dan mempelajari tentang ide-ide / buah pikiran yang baru
§    Tekanan-tekanan
Pimpinan perlu mengetahui informasi yang ditimbulkan dari ketahanan-ketahanan pihak-pihak tertentu
        Bawahan mengajukan usul perubahan
b.      Sebagai disseminator
§    Peranan ini melibatkan pimpinan untuk menangani proses transmisi dari informasi ke dalam organisasi yang dipimpinnya
§    Ia melakukan penyampaian informasi dari luar kedalam organisasinya dan informasi berasal dari bawahan atau staf kebawahan atau staf lainnya 
c.       Sebagai juru bicara (Spokesman)
§    Peranan ini dimainkan pimpinan untuk menyampaikan informasi keluar lingkungan organisasi
§    Bedanya dengan disseminator ialah
-  Spokeman        Pemberian informasinya keluar
-  Disseminator       Pemberian informasinya ke dalam
§    Sebagai spokesman pimpinan mewakili atau bertindak atas nama organisasi


3.   Peranan Pembuat Keputusan (Decisional Role)
Peranan ini membuat pimpinan harus terlihat dalam suatu proses pembuatan strategi di dalam organisasi yang dipimpinnya
Ada 4 peranan pimpinan yang dikelompokkan ke dalam pembuatan keputusan, yaitu :
a.       Peranan sebagai entreprencur
Bertindak sebagai pemrakarsa dan perancang yang mulai dari aktivitas malihat dan memahami secara realiti persoalan-persoalan organisasi
b.      Peranan sebagai penghalau gangguan (Disturbance handler)
Pimpinan bertanggung jawab terhadap organisasi ketika organisasinya terncam bahaya
c.       Peranan sebagai pembagi sumber (resource allocator)
Memutuskan kemana sumber dana akan didistribusikan ke bagian-bagian di organisasi
d.      Peranan sebagai negosiator
Mengadakan negosasi dengan pihak-pihak lain di luar organisasi, para individu di dalam organisasi  

2.2  Karakteristik Kepemimpinan

Karakteristik seorang pemimpin didasarkan kepada prinsip-prinsip (Stephen R. Coney) sebagai berikut:
1.        Seorang yang belajar seumur hidup
Tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga diluar sekolah. Contohnya,     belajar melalui membaca, menulis, observasi, dan mendengar. Mempunyai pengalaman yang baik maupun yang buruk sebagai sumber belajar.
2.        Berorientasi pada pelayanan
       Seorang pemimpin tidak dilayani tetapi melayani, sebab prinsip pemimpin dengan prinsip melayani berdasarkan karir sebagai tujuan utama. Dalam memberi pelayanan, pemimpin seharusnya lebih berprinsip pada pelayanan yang baik
3.        Membawa energi yang positif
Setiap orang mempunyai energi dan semangat. Menggunakan energi yang positif didasarkan pada keikhlasan dan keinginan mendukung kesuksesan orang lain. Untuk itu dibutuhkan energi positif untuk membangun hubungan baik. Seorang pemimpin harus dapat dan mau bekerja untuk jangka waktu yang lama dan kondisi tidak ditentukan. Oleh karena itu, seorang pemimpin harus dapat menunjukkan energi yang positif, seperti ;
a.       Percaya pada orang lain
Seorang pemimpin mempercayai orang lain termasuk staf bawahannya, sehingga mereka mempunyai motivasi dan mempertahankan pekerjaan yang baik. Oleh karena itu, kepercayaan harus diikuti dengan kepedulian.
b.      Keseimbangan dalam kehidupan
Seorang pemimpin harus dapat menyeimbangkan tugasnya. Berorientasi kepada prinsip kemanusiaan dan keseimbangan diri antara kerja dan olah raga, istirahat dan rekreasi. Keseimbangan juga berarti seimbang antara kehidupan dunia dan akherat.
c.       Melihat kehidupan sebagai tantangan
Kata ‘tantangan’ sering di interpretasikan negatif. Dalam hal ini tantangan berarti kemampuan untuk menikmati hidup dan segala konsekuensinya. Sebab kehidupan adalah suatu tantangan yang dibutuhkan, mempunyai rasa aman yang datang dari dalam diri sendiri. Rasa aman tergantung pada inisiatif, ketrampilan, kreatifitas, kemauan, keberanian, dinamisasi dan kebebasan.
d.      Sinergi
Orang yang berprinsip senantiasa hidup dalam sinergi dan satu perubahan. Mereka selalu mengatasi kelemahannya sendiri dan lainnya. Sinergi adalah kerja kelompok dan memberi keuntungan kedua belah pihak. Menurut The New Brolier Webster International Dictionary, Sinergi adalah satu kerja kelompok, yang mana memberi hasil lebih efektif dari pada bekerja secara perorangan. Seorang pemimpin harus dapat bersinergis dengan setiap orang atasan, staf, teman sekerja.
e.       Latihan mengembangkan diri sendiri
Seorang pemimpin harus dapat memperbaharui diri sendiri untuk mencapai keberhasilan yang tinggi. Jadi dia tidak hanya berorientasi pada proses. Proses daalam mengembangkan diri terdiri dari beberapa komponen yang berhubungan dengan: (1) pemahaman materi; (2) memperluas materi melalui belajar dan pengalaman; (3) mengajar materi kepada orang lain; (4) mengaplikasikan prinsip-prinsip; (5) memonitoring hasil; (6) merefleksikan kepada hasil; (7) menambahkan pengetahuan baru yang diperlukan materi; (8) pemahaman baru; dan (9) kembali menjadi diri sendiri lagi.

LEADERSHIP : PEMAHAMAN AWAL TENTANG KEPEMIMPINAN

PEMAHAMAN AWAL TENTANG KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP)

1.1 Pengertian Kepemimpinan (Leadership)·          
Menurut George R. Terry
       Adalah : aktivitas untuk mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan organisasi
·         Menurut Stoner :
      Sebagai suatu proses pengarahan dan pemberian pengaruh pada kegiatan-kegiatan dari sekelompok anggota yang saling berhubungan tugasnya.

Ada tiga implikasi penting dari definisi tersebut yaitu :
1.      kepemimpinan menyangkut orang lain, bawahan atau pengikut
2.      kepemimpinan menyangkut suatu pembagian kekuasaan yang tidak seimbang di antara para pemimpin dan anggota kelompok. Para pemimpin mempunyai wewenang untuk mengarahkan berbagai kegiatan para anggota kelompok.
3.      Pemimpin dapat mempergunakan pengaruh. Para pemimpin tidak hanya dapat memerintah bawahan apa yang harus dilakukan tetapi juga dapat mempengaruhi bagaimana bawahan melaksanakan perintahnya.
Beberapa pengertian tentang pemimpin dapat disebutkan di bawah ini:
1.              Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki keca­kapan dan kelcbihan khususnya kecakapan kelebihan di satu bidang, sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivi­tas tertentu, demi pencapaian satu atau beberapa tujuan. Jadi, pemimpin itu ialah seorang yang memiliki satu atau beberapa kelebihan sebagai predisposisi (bakat yang dibawa sejak lahir), dan merupakan kebutuhan dari satu situasi/zaman, sehingga dia mempunyai kekuasaan dan kewibawaan untuk mengarahkan dan membimbing bawah­an. Dia juga mendapatkan pengakuan serta dukungan dari bawahannya, dan mampu menggerakkan bawahan ke arah tujuan tertentu.
2.      Henry Pratt Fairehild  menyatakan :
Pemimpin dalam pengertian luas ialah seorang yang ­memimpin, dengan jalan memprakarsai tingkah laku sosial dengan mengatur, mengarahkan, mengorganisir atau me­ngontrol usaha/upaya orang lain, atau melalui prestise, kekuasaan atau posisi. Dalam pengertian yang terbatas, pemimpin ialah seorang yang membimbing memimpin dengan bantuan kualitas-kualitas persuasifnya, dan aksep­tensi/penerimaan secara sukarela oleh para pengikutnya.
3.      John Gage Filae menyatakan: Leader a guide; a con­ductor, a commander" (pemimpin itu ialah pemandu, pe­nunjuk, penuntun; komandan).
4.      Definisi berikut ini lebih menekankan aspek politisnya, yaitu sebagai berikut: Pemimpin ialah kepala aktual dari organisasi partai di kota, dusun atau subdivisi-subdivisi/bagian-bagian lain­nya. Sekalipun dia itu secara nominal (pada namanya) saja dipilih secara langsung atau tidak langsung oleh pemilih-­pemilih pemberi suara partai, secara actual  dia itu sering dipilih oleh satu kelompok kecil atau oleh supevisor langsung dari partai. Perbedaan antara boss (kepala, atasan, majikan, dan pemimpin, sebagian besar tergantung pada metode pe­milihan, dan tokoh pemimpinannya yang melaksanakan kekuasaan.

1.2 Sebab-sebab Menjadi Pemimpin
Ada beberapa teori tentang timbulnya kemampuan seseorang sehingga dapat menerima sebagai pemimpin :
1.      Teori Genetis
Bahwa seorang pemimpin akan menjadi pemimpin karena ia telah dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinan. Pemimpin itu tidak dibuat, akan tetapi lahir jadi pe­mimpin oleh bakat-bakat alami sejak lahir. Dia ditakdirkan lahir menjadi pemimpin dalam situasi­ kondisi yang bagaimanapun
2.      Teori Sosial (lawan teori genetis)
Setiap orang dapat menjadi pemimpin apabila diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukupPemimpin itn harus disiapkan, dididik, dan dibentuk, tidak terlahirkan begitu saja. Setiap orang bisa menjadi pemimpin, melalui usaha penyiapan cara pendidikan, serta didorong o1eh kema­uan sendiri.
3.      Teori Ekologis atau sintetis (muncul sebagai reaksi dari kedua teori tersebut lebih dahulu), menyatakan bahwa seseorang hanya akan berhasil menjadi pemimpin yang baik apabila ia pada waktu lahirnya telah memiliki bakat kepemimpinan, bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui pendidikan dan pengalaman juga sesuai dengan tuntutan lingkungan.

Selain teori-teori di atas ada kemungkinan-kemungkinan lain timbulnya kepemimpinan
1.      Tradisi
Tradisi untuk mengakui seseorang bahkan sampai kepada keturunannya sebagai pemimpin
2.      Kesempatan dan lingkungan
3.      Keadaan darurat

1.3 Syarat-syarat  Menjadi  Pemimpin
·         Konsepsi mengenai persyaratan kepemimpinan itu harus selalu dikaitkan dengan tiga hal penting, yaitu:
a)     kekuasaan 
ialah kekuatan, otoritas dan legalitas yang memberi­kan wewenang kepada pemimpin guna mempengaruhi dan menggerakkan bawahan untuk berbuat sesuatu
b)    kewibawaan
 ialah kelebihan, keunggulan, keutamaan, sehingga orang mampu "membawahi" atau mengatur orang lain, sehingga orang tersebut patuh pada pemimpin, dan bersedia melakukan perbuatan-perbuatan tertentu.
c)    kemampuan
 ialah segala daya, kesanggupan, kekuatan dan keca­kapan/keterampilan teknis maupun sosial, yang dianggap me­lebihi dari kemampuan anggota biasa.

Stogdill dalam bukunya "Personal Factor associated with Leadership" yang dikutip oleh James A.Lee dalam bukunya "Management Theories and Prescriptions", menyatakan, bahwa pemimpin itu harus memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
a)   Kapasitas: kecerdasan, kewaspadaan, kemampuan berbi­cara atau verbal facility, keaslian, kemampuan menilai.
b)       Prestasi/achievement: gelar kesarjanaan, ilmu pengetahuan, perolehan dalam olah raga dan atletik dan lain-lain.
c)   Tanggung jawab: mandiri, berinisiatif, tekun, ulet, percayadiri, agresif, dan punya hasrat untuk unggul.
d)  Partisipasi: aktif, memiliki sosiabilitas tinggi, mampu bergaul, kooperatif atau suka bekerjasama, mudah menye­suaikan diri, punya rasa humor.
e)  Status: meliputi kedudukan sosial-ekonomi yang cukup tinggi, populer, tenar.
Sedang Earl Nightingale dan Whitt Schult dalam bukunya "Creative Thinking  How to win Ideas", (1965) menuliskan kemampuan pemimpin dan syarat yang harus dimiliki ialah:
1.      Kemandirian, berhasrat memajukan diri sendiri.
2.      Besar rasa ingin tahu, dan cepat tertarik pada manusia dan benda-benda (curious).
3.      Multi-terampil atau memiliki kepandaian beraneka ragam.
4.      Memiliki rasa humor, antusiasme tinggi, suka berkawan.
5.      Perfeksionis, selalu ingin mendapatkan yang sempurna;
6.      Mudah menyesuaikan diri, adaptasinya tinggi.
7.      Sabar namun ulet, serta tidak "mandek" berhenti.
8.      Waspada, peka, jujur, optirnistis, berani , gigih, ulet rea­listis.
9.      Komunikatif, serta pandai berbicara atau berpidato.
10.   Berjiwa wiraswasta.
11.     Sehat jasmaninya, dinamis, sanggup dan suka menerima
12.     Tugas yang berat, serta berani mengambil resiko.
13.     Tajam firasatnya, tajam dan adil pertimbangannya.
14.     Berpengetahuan luas, dan haus akan ilmu pengetahuan.
15.     Memiliki motivasi tinggi, dan menyadari target atau tujuan
16.        hidupnya yang ingin dicapai; dibimbing oleh idealismetinggi.
17.        Punya imajinasi tinggi, daya kombinasi, dan daya inovasi.
Yang jelas, pemimpin itu harus memiliki beberapa kele­bihan dibanding dengan anggota-anggota biasa lainnya. Sebab karena kelebihan-kelebihan tersebut dia bisa berwibawa dan dipatuhi oleh bawahannya. Terutama sekali ialah : kelebihan di bidang moral dan akhlak, semangat juang. ketajaman inteligensi, kepekaan terhadap lingkungan, dan ketekunan-keuletan. Dan yang penting lainnya ialah memiliki: integritas kepribadian tinggi, sehingga dia menjadi dewasa-matang, bertanggung jawab, dan susila